Jumat, 10 Oktober 2014
CINTA,,, datang dari HATI
Bukan datang dari materi,,,
Cinta dapat mengerti,,,
Bukan hanya ingin di mengerti,,,
Cinta itu saling melengkapi,,,
Cinta itu saling mengasihi,,,
Cinta itu saling menyayangi,,,
Cinta tak mengenal jarak, ruang dan waktu,,,
Karna cinta selalu ada di manapun kita berada,,,
Dan yang terpenting cinta itu saling percaya,,,
Bukan saling curiga,,,
Itulah hakikat cinta,,,
Cinta Yang sesungguhnya...
Sebutkan satu nama yang kamu rindukan,di Komentar.?
Rabu, 08 Oktober 2014
4 Cara Pria Menguji Kesetiaan Pasangannya
1. Jika dia sibuk Jika Anda meneleponnya, dan tidak ada jawaban, maka dia sebenarnya melakukan dengan sengaja. Tentunya dia akan beralasan sibuk, sebenarnya dia menanti telepon Anda! Dia melakukan ini untuk melihat reaksi Anda. Dia ingin Anda menghubungi sekali lagi baru akhirnya mau berbicara.2. Jika tidak ada jawaban Jika Anda mengirim sms mesra, namun tidak ada respon, maka dia ingin Anda mengirim pesan sekali lagi padanya. Hal ini untuk membuat Anda sadar betapa pentingnya pasangan untuk Anda. Dia tidak akan menjawab secara langsung namun menunggu beberapa saat. Dia melakukan ini untuk mendapatkan perhatian Anda, atau mungkin untuk membuat Anda cemburu.
3. Jika menolak kencan Jika Anda meminta dia keluar untuk kencan, namun dia menolak tawaran Anda, tak salah lagi jika dia sedang menguji cinta Anda. Dia akan menolak tawaran untuk kencan untuk pertama kalinya. Tapi saat Anda mengajak kedua kalinya, si pria baru mau. Dia ingin tahu tentang perasaan Anda untuknya serta seberapa besar usaha Anda.
4. Jika suka bikin cemburu Pria sering menggoda wanita lain di depan Anda untuk membuat Anda cemburu. Ada kepuasan tersendiri jika dia sukses bikin Anda cemburu, artinya Anda benar-benar mencintai dia. Bisa jadi dia ingin membuat Anda penasaran ladies. Ladies, apakah cinta kalian juga pernah diuji oleh pasangan Anda?
Label:
berkah mahar,
hantaran pernikahan,
koin kuno,
koin mahar,
kreasi mahar,
mahar cantik,
mahar unik,
souvrnir pernikahan,
toko mahar,
toko mahar perkawinan,
uang lama
Senin, 06 Oktober 2014
CINTA SEJATI BUKAN CINTA PERTAMA
Kata orang, cinta pertama adalah cinta yang tak terlupakan dan menjadi cikal bakal cinta sejati. Banyak kenangan dan masa-masa indah saat cinta pertama mulai bersemi. Sering pula, orang melanjutkan kisah kasih cinta pertamanya sampai ke pelaminan. Cinta itu terus bersemi sampai waktu mengakhirinya. Tidak jarang juga setelah hidup serumah, malah muncul problem yang semasa memadu kasih tidak pernah muncul dan terlihat. Watak asli seseorang tertutup oleh tirai yang bernama “takut putus cinta.”Watak dan karakter asli seseorang akan terungkap setelah mereka hidup bersama. Namun, cinta pertama belum menjamin akan menjadi cinta sejati, semuanya tergantung bagaimana mereka mengelola cinta. Saya sangat terkesan dengan cara seorang kakek yang bernama Wiryo Sarjono (76th) mengelola cinta isterinya Martini(67th). Meskipun mereka telah berusia senja, tetapi masih terlihat hangat dan penuh pengertian. Kemanapun mereka pergi, selalu bersama dan berdampingan seperti sepasang pengantin baru.
Sikap si kakek sangat kelihatan ingin selalu melindungi isterinya. Hubungan mereka yang amat mesra membuat saya yang melihatnya jadi iri. Pengalaman ini saya peroleh ketika sama-sama berwisata rohani di masjid agung demak pada 2011 silam. Pasangan kakek Wiyo Sarjono dan isterinya termasuk dalam rombongan wisata rohani dari Kabupaten jember jawa timur Awalnya, saya kurang memperhatikan cara di kakek mengelola cinta si nenek. Sampai akhirnya seorang teman bercerita tentang kesetiaan si kakek itu kepada isterinya. Saya menjadi penasaran. Selama ini, saya sering mendengar kisah cinta pasangan usia senja tidak semesra pasangan suami isteri yang masih berusia muda. Pasangan suami isteri yang berusia senja cenderung cuek dan kurang perhatian terhadap isterinya. Mereka cenderung mengurus diri sendiri masing-masing, bahkan tidak jarang si isteri ditinggal sendiri. Saya mulai memperhatikan cara mereka berbicara yang begitu lembut, hampir tidak terdengar oleh orang disampingnya. Begitu isterinya tertidur, si kakek menyelimuti isterinya, demikian pula sebaliknya. Pada waktu isterinya sakit setelah kecapekan dengan sangat telaten si kakek merawat isterinya. Selama yang saya lihat, si kakek tidak pernah marah kepada isterinya, demikian pula si isteri tidak merepet apalagi meminta sesuatu yang memberatkan si kakek. Waktu masih berada halaman masjid agung demak, mereka lebih banyak menghabiskan waktu berdua. Saya dan teman-teman tidak tahu apa yang terus mereka bicarakan, tetapi sepertinya mereka selalu mengobrol. Saya tidak habis pikir, kok mereka tidak pernah bosan dan kehabisan bahan untuk berkomunikasi. Jangan-jangan komunikasi yang intensif itu menjadi perekat hubungan mereka sampai diusia senja. Suatu ketika sewaktu masih halaman, entah bagaimana kisahnya, tiba-tiba si kakek kelihatan panik dan keluar masuk masjid. Rupanya, si kakek telah kehilangan isterinya beberapa jam.
Dia bercerita, saat mereka jalan-jalan untuk melihat - lihat kemegahan masjid, si nenek terlepas dari pengawasannya. Si nenek hilang. Dia sudah keliling ke setiap gang dan melongok dalam masjid, ternyata isterinya tetap tidak ditemukan. Dari wajahnya sangat terlihat rona kecemasan yang sangat dalam. Keriput wajahnya yang biasanya merah merona, kini terlihat pucat pasi. Kemudian semua rombongan berusaha mencari si nenek ke setiap sudut dan pojok di sekitar masjid agung. Ketua rombongan sudah melapor kepada ketua guide dan informasi itu sudah disampaikan ketua rombongan kepada petugas masjid yang ada disana ikut serta mencari si nenek. Kemanapun kakek-nenek ini pergi, mereka selalu berdua, tak terpisahkan Sekitar pukul tiga sore, akhirnya si nenek ditemukan oleh salah satu anggota rombongan Rupanya si nenek tersesat karena tidak tahujalan ketika setelah pergi dari kamar kecil sejak saat itu, si kakek tidak pernah melepaskan si nenek untuk berpergian sendirian. Kemana-mana, mereka selalu berdua dan si kakek begitu setia membimbing isterinya. Tidak pernah marah, tidak pernah menghardik, apalagi meninggalkan isterinya sendiri Kesetiaan si kakek sungguh luar biasa, sehingga membuat “iri” teman-teman yang lain, termasuk saya. Sering saya merenung, sanggupkah diusia seumur si kakek, rasa cinta dan peduli kepada isteri atau suami sama seperti yang dilakukan si kakek? Hanya cinta sejati yang bisa membuat orang begitu peduli dan penuh kasih sayang kepada pasangannya.
Cinta sejati bukan berasal dari cinta pertama, tetapi dari rasa ingin melindungi pasangannya dengan ikhlas. Sebaliknya, barangsiapa yang meminta sesuatu (pamrih) sehingga dapat “merusak” pasangannya berarti itulah cinta palsu. Waspada!
Selasa, 23 September 2014
sering kita dengar kata-kata ini ketika menghadiri akad nikah seseorang. Bagi yang beragama Islam, pasti mas kawin berupa peralatan sholat dan mushaf Al-Qur’an sudah menjadi sebuah hal yang umum. Apalagi di negara yang katanya mayoritas Islam ini, mungkin aneh rasanya apabila ada seorang Muslim
yang tidak menyertakan 2 mas kawin wajib itu dalam akad nikahnya. Bahkan ketika proses ta’aruf atau ketika sedang memperbincangkan masalah mas kawin yang akan diberikan mempelai laki-laki kepada mempelai perempuan pasti yang pertama kali disanggupi adalah seperangkat alat sholat dan mushaf Al Quran. Mengapa demikian? Adakah makna khusus dibalik pemberian dua mas kawin wajib tersebut?
Sangat disayangkan, setelah akad nikah selesai, perlengkapan sholat yang dijadikan sebagai mahar terbungkus rapi di dalam lemari tak pernah tersentuh. Tak jauh beda dengan mushaf Al Quran yang dijadikan mas kawin tersimpan rapi di rak buku dan hampir berdebu. Dua barang yang dijadikan sebuah keniscayaan dalam mas kawin itu hanya menjadi pajangan seusai ijab kabul. Padahal ada makna spesial di balik pemberian perlengkapan sholat dan mushaf Al Quran sebagai mahar.
Ketika seorang mempelai pria mengucapkan “Saya terima nikah dan kawinnya fulanah binti fulan dengan mas kawin seperangkat alat sholat dan mushaf Al Quran”, ada ‘beban’ baru yang dipikulnya. Beban itu adalah sang suami berkewajiban untuk mengajarkan sholat kepada istrinya yang disimboli dengan pemberian seperangkat alat sholat. Suami juga berkewajiban untuk menjaga sholat istrinya dengan terus mengingatkannya dan membimbingnya supaya tidak melewatkan kewajiban yang satu ini. Karena sholat adalah amalan pertama kali yang akan dihisab pada yaumul hisab kelak.
Begitu pula dengan mas kawin berupa mushaf Al Quran. Mungkin bagi sebagian orang dua mahar ini dianggap sebagai mahar yang murah meriah dan mudah didapatkan di negara bermayoritas Muslim ini. Tapi sebenarnya mahar mushaf Al Quran adalah mahar termahal yang diberikan seorang suami kepada istrinya. Mengapa? Karena dengan memberikan mushaf Al Quran, berarti suami wajib untuk mengajarkan istrinya semua isi dari Al Quran yang diberikannya kepada istri dari surat Al Fatihah hingga surat An Naas. Suami berkewajiban untuk mengantarkan istrinya kepada akhlaqul quran. Suami juga berkewajiban untuk membawa keluarganya kepada kehidupan rumah tangga berdasarkan Al Quran dan menjadikan Al Quran sebagai pedoman kehidupan rumah tangganya. Gimana.. mahal banget kan mahar yang satu ini?
Sangat disayangkan ternyata realitas yang ada tidak demikian. Mushaf yang dulunya dibungkus rapi sebagai mahar itu tetap terbungkus rapi dalam plastik bening bergambar hati yang kini tergeletak di dalam buffet. Tak jauh berbeda dengan seperangkat alat sholat yang dulunya dibungkus rapi di dalam keranjang yang dihiasi kertas berwarna-warni kemudian di bungkus dengan plastik bening yang juga bergambar hati itu tersimpan rapi di sebelah mushaf Al Quran. Dan dengan bangganya si empunya barang tersebut memamerkan kepada tamu yang hadir, “Ini lho mahar yang dulu diberikan suami saya!”
Tak jadi masalah apabila mahar yang diberikan itu sengaja disimpan, karena memiliki mushaf dan peralatan sholat lain. Yang jadi masalah adalah ketika, seusai ijab kabul suami masa bodoh dengan janji yang dulu diucapkannya dan tidak mengindahkan ‘beban’ baru yang harus dipikulnya. Seorang suami memiliki kewajiban untuk menjaga istri dan anak-anaknya dari api neraka.
”Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka…“ (QS At Tahrim: 6)
Adh-Dhahak berkata adalah kewajiban bagi seorang Muslim untuk mengajarkan keluarganya, kerabatnya, serta hamba sahaya yang dimilikinya apa-apa yang diwajibkan Allah dan apa-apa yang dilarang Allah. (Lihat Tafsir Al Quran Al-’Azhim, Ibnu Katsir)
Dalam kehidupan rumah tangga, tanggung jawab ini diamanahkan kepada suami sebagai imam dalam keluarga. Jadi, buat para istri yang mendapatkan mahar seperangkat alat sholat dan mushaf Al Quran tapi belum diajarkan isi dari Al Quran, jangan ragu untuk menagihnya kepada suami. Sekalian mengingatkan suaminya, amanat yang mungkin terlupakan oleh suami. Dan untuk para suami yang ketika akad nikah memberikan mahar seperangkat alat sholat dan mushaf Al Quran, dan belum memiliki andil dalam menjaga sholat istrinya dan mengajarkan isi Al Quran yang diberikan, hayuu atuh diajarkan istrinya. Biar istrinya makin sholehah, dan keluarga sakinah, mawaddah, warahmah, yang diimpikan bisa tercapai. Lalu buat para calon istri dan suami, mulailah mempersiapkan bekal untuk berlayar dalam bahtera rumah tangga kehidupan.
dikutip dari beberapa sumber,
semoga bermanfaat
Kamis, 11 September 2014
bagi pecinta seni atau orang yang berjiwa seni tinggidan menghargainilai-nilai seni peninggalan budaya bangsa saya rasa akan lebih afdol jika ketika akan menikah menggunakan mahar berbentuk wayang seperti ini...
selain memiliki nilai seni yang tinggi juga mempunyai kesan elegan dan menghargai karya bangsa sendiri.walaupun sekarang muncul 2 versi cerita pewayangan satu dari negara kita satu lagi dari india,muncul perdebatan mana kisah yang paling orisinil kisah pewyangan jawa atau pewayangan dari india walaupun secara garis besar alur ceritanya sama namun beda versi.
apapun perdebatannya kita sebagai warga negara yang baik sudah sepantasnya melestarikan dan menjaga budaya adiluhung bangsa indonesia.
salah satunya bisa memakai hiasan mahar berbentuk wayang seperti di gambar ini
semoga bermanfaat
selain memiliki nilai seni yang tinggi juga mempunyai kesan elegan dan menghargai karya bangsa sendiri.walaupun sekarang muncul 2 versi cerita pewayangan satu dari negara kita satu lagi dari india,muncul perdebatan mana kisah yang paling orisinil kisah pewyangan jawa atau pewayangan dari india walaupun secara garis besar alur ceritanya sama namun beda versi.
apapun perdebatannya kita sebagai warga negara yang baik sudah sepantasnya melestarikan dan menjaga budaya adiluhung bangsa indonesia.
salah satunya bisa memakai hiasan mahar berbentuk wayang seperti di gambar ini
semoga bermanfaat
Senin, 08 September 2014
بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم
Dan kepada suami
diwajibkan memberikan mahar kepadanya bukan kepada ayahnya. Dan kepada
orang yang paling dekat kepadanya sekalipun tidak dibenarkan menjamah
sedikitpun harta bendanya tersebut, kecuali dengan ridhanya dan
memampuannya sendiri.jadi mahar sepenuhnya mutlakmilik istri.
mahar juga bisa di ibaratkan suatu bentuk pujian untuk calon istri betapa cantik dan indahnya seorang istri maka pantaslah jika istri perhiasan hidup yang abadi bagi suami dan hal ini dapat di wakili dengan mahar atau tebusan untuk mengatakan bahwa tidak ternilai dengan apapun seorang istri tersebut.
sekian dulu postingan saya untuk hari ini
semoga bermanfaat
mahar atau mas kawin adalah harta yang diberikan oleh pihak mempelai laki-laki (atau keluarganya) kepada mempelai perempuan (atau keluarga dari mempelai perempuan) pada saat pernikahan. Istilah yang sama pula digunakan sebaliknya bila pemberi mahar adalah pihak keluarga atau mempelai perempuan. Secara antropologi, mahar seringkali dijelaskan sebagai bentuk lain dari transaksi jual beli sebagai kompensasi atas kerugian yang
Di indonesia, istilah mahar tidak hanya digunakan secara terbatas pada pernikahan. Penganut paham mistisme kadang-kadang menggunakan istilah yang sama dalam proses pemindahan hak kepemilikan atas benda-benda yang dipercaya memiliki kekuatan tertentu seperti keris,batu akik, dan benda-benda lainnya. Mahar juga kadang-kadang diartikan sebagai pengganti katabiaya atas kompensasi terhadap proses pengajaran ilmu ataupun kesaktian dari seorang guru kepada orang lain.
mahar yang kita bahas disini adalah mahar untuk pernikahan.Dahulu mahar hanyalah bebrupa uang atau bentuk barang lain yang di gunakan untuk menebus calon mempelai,untuk mahar yang berupa uang dulu biasanya hanya sebentuk atau setumpuk uang dengan nominal tertentu yang "hanya" di serahkan begitu saja,untuk saat ini telah terjadi modifikasi terhadap keberadaan mahar pernikahan dimana mahar di buat seindah dan secantik mungkin dengan berbagai model,salah satu bentuk mahar yang sedang populer dan sering di pakai adalah mahar yang berbau islam(bagi yang muslim) seperti :mahar bentuk masjid,kaligrafi,lafadz Allah dsb.
di sini ada beberapa referensi bentuk-bentuk mahar yang dapat di pakai untuk pernikahan,semoga bermanfaat
Kamis, 04 September 2014
saat ini banyak sekali sosial media yang dapat kita manfaatkan,baik itu untuk mencari keuntungan,mencari pertemanan bahkan hanya untuk mencari sensasi pun bisa,bermacam - macam bentuk sosial media mulai dari facebook,twiwer,path,instagram dan lain sebagainya,saat ini mungkin facebook lah yang paling populer di kalangan masyarakat di indonesia mulai dari remaja sampai orang tua tau apa itu facebook,bahkan sekarang anak SD pun sudah mulai mengenal apa itu facebook.
banyak manfaat yang dapat kita dari ambil dari adanya media sosial termasuk facebook. mulai dari tambah nya pertemanan kita.bisa mencari kawan lama yang sudah tidak terdengar kabarnya bahkan bisa juga untuk berbisnis.salah satu contoh berbisnis melalui media facebook adalah menjual produk atau jasa melalui akun facebook seperti jasa yang saya buat ini yakni uang mahar pernikahan.selain manfaat juga ada sisi negatifnya yaitu bagi kalangan remaja yang baru seneng - senengnya pacaran atau yabng lagi puber ini bisa berbahaya karena sering terjadi penculikan,pencabulan bahkan perkosaan karena kurang hati - hati dalam memanfaatkan media sosial facebook ini
jadfi para pembaca sekalian perlu adanya pengawasan terhadap pemanfaatan media sosial agar kita tidak terjerumus
sekian semoga bisa menjadi manfaat
banyak manfaat yang dapat kita dari ambil dari adanya media sosial termasuk facebook. mulai dari tambah nya pertemanan kita.bisa mencari kawan lama yang sudah tidak terdengar kabarnya bahkan bisa juga untuk berbisnis.salah satu contoh berbisnis melalui media facebook adalah menjual produk atau jasa melalui akun facebook seperti jasa yang saya buat ini yakni uang mahar pernikahan.selain manfaat juga ada sisi negatifnya yaitu bagi kalangan remaja yang baru seneng - senengnya pacaran atau yabng lagi puber ini bisa berbahaya karena sering terjadi penculikan,pencabulan bahkan perkosaan karena kurang hati - hati dalam memanfaatkan media sosial facebook ini
jadfi para pembaca sekalian perlu adanya pengawasan terhadap pemanfaatan media sosial agar kita tidak terjerumus
sekian semoga bisa menjadi manfaat
Kamis, 12 Juni 2014
Langganan:
Postingan (Atom)







